Postingan

Kimia Medisinal 14

Link youtube materi pertemuan keempatbelas, "Toksikologi dan Farmakogenomik" Algoritme dosis warfarin yang dipandu genotipe adalah pendekatan rasional untuk mengoptimalkan dosis warfarin dan berpotensi mengurangi efek samping obat. Indeks terapeutik Warfarin yang sempit dan variabilitas dosis telah mengarah pada pengembangan algoritme prediksi dosis untuk memfasilitasi pencapaian antikoagulan yang optimal. Algoritme prediksi dosis tersebut memasukkan faktor-faktor seperti usia, berat badan, ras/etnis, interaksi obat, dan target International Normalized Ratio (INR). https://youtu.be/mcDV1mkl7pE

Kimia Medisinal 12

 Link youtube materi pertemuan keduabelas, "“Hubungan Struktur Aktivitas Senyawa Analgesik dan NSAID” Analgestika adalah senyawa yang dapat menekan fungsi sistem saraf pusat secara selektif, digunakan untuk mengurangi rasa sakit tanpa mempengaruhi kesadaran. Analgetik non narkotik digunakan untuk mengurangi rasa sakit yang ringan sampai moderat sehingga sering disebut analgetika ringan, juga menurunkan suhu badan pada keadaan panas badan yang tinggi dan sebagai antiradang untuk pengobatan rematik. Analgetik non narkotik bekerja pada perifer dan sentral sistem saraf pusat. https://youtu.be/iY0n1al-cf0

Kimia Medisinal 10

Link youtube materi pertemuan kesepuluh, "Hubungan struktur, sifaf fisika kimia, dan ADE (absorbsi, distribusi, eksresi)" Penentuan sifat adsorbsi-distribusi-metabolisme-ekskresi (ADME) kandidat obat dalam tubuh manusia sangat penting dilakukan. Pada penelitian ini didapatkan hasil penentuan bioavailabilitas oral yang baik dan volume distribusi pada rentang 1,09 – 3,90 L/kg dari keempat senyawa tersebut. https://youtu.be/G4yPq7Vd3Xo

Kimia Medisinal 7

Link youtube materi pertemuan ketujuh, "Hubungan Stereokimua Dengan Aktivitas Biologis Obat" Stereokimia merupakan salah satu gaktor penting dalam aktivitas biologis obat. Aktivitas obat tergantung pada 3 faktor struktur yang penting, yaitu : 1. Stereokimia molekul obat 2. Jarak antar atom atau gugus 3. Distribusi elektronik dan konfigurasi molekul Aktivitas farmakologis dari beberapa stereoisomer disebabkan oleh : 1. Perbedaan dalam distribusi isomer dalam tubuh 2. Perbedaan dalam sifat-sifat interaksi obat reseptor 3. Perbedaan dalam adsorbsi isomer pada permukaan reseptor yang sesuai. Sebagian besar obat yang termasuk golongan farmakologis sama, pada umumnya mempunyai gambaran struktur tertentu. Gambaran struktur ini disebabkan oleh orientasi gugus-gugus fungsional dalam ruang dan pola yang sama https://youtu.be/QQzP_Wswszc

Kimia Medisinal 5

 Link youtube materi pertemuan kelima, "Farmakodinamik Obat" Farmakokinetik metformin sediaan lepas cepat memiliki karakteristik yang segera diabsorbsi setelah dosis oral. Metformin formulasi ini memiliki onset kerja sekitar 1,5 jam waktu paruh dalam sirkulasu sekitar 1,5 hingga 4,9 jam, dan durasi kerja 16-20 jam. 1. Absorbsi : Efek samping gastrointestinl pada metformin lepas lambat juga umumnya lebih kecil. Namun, karena waktu paruh yang lebih panjang dapat menekan glukogenesis yang menyebabkan inhibisi metabolisme asam laktat pada hati dan mengakibatkan akumulasi laktat yang berakhir menjadi asidosis laktat 2. Distribusi : Metformin umumnya langsung didistribusi setelah absorbsi dan tidak berikatan dengan protein plasma 3. Metabolisme : Metformin tidak melalui metabolisme lintas pertama di hepar 4. Eliminasi : Metformin diekskresikan dalam bentuk tidak berubah pada urine https://youtu.be/Y6qpFUououc

Kimia Medisinal 3

 Link youtube materi pertemuan ketiga, "Reaksi-reaksi Kimia Obat di Dalam Tubuh" Di dalam tubuh manusia terdapat beberapa reaksi-reaksi kimia. Di dalam reaksi-reaksi tersebut ada yang namanya proses perpindahan elektron. Di dalam proses tubuh manusia itu reaksi redoks berperan penting di dalamnya. Reaksi redoks atau reduksi-oksidasi merupakan reaksi timbal balik. Untuk mencapai reaksi-reaksi tersebut maka dibutuhkan enzim. Enzim yang terlibat adalah : a. Oksidase b. Reduktase c. Hidroperoksidase Aplikasi dari reaksi-reaksi redoks dapat ditemukan dalam proses yang disebut sebagai rantai transport elektron (electron trasport chain). Electron transport chain adalah suatu proses akhir dari proses metabolisme untuk mencapai atau membentuk suatu energi. https://youtu.be/atLClcQUEL4