Kimia Medisinal 3

 Link youtube materi pertemuan ketiga, "Reaksi-reaksi Kimia Obat di Dalam Tubuh"

Di dalam tubuh manusia terdapat beberapa reaksi-reaksi kimia. Di dalam reaksi-reaksi tersebut ada yang namanya proses perpindahan elektron. Di dalam proses tubuh manusia itu reaksi redoks berperan penting di dalamnya. Reaksi redoks atau reduksi-oksidasi merupakan reaksi timbal balik. Untuk mencapai reaksi-reaksi tersebut maka dibutuhkan enzim. Enzim yang terlibat adalah :

a. Oksidase

b. Reduktase

c. Hidroperoksidase

Aplikasi dari reaksi-reaksi redoks dapat ditemukan dalam proses yang disebut sebagai rantai transport elektron (electron trasport chain). Electron transport chain adalah suatu proses akhir dari proses metabolisme untuk mencapai atau membentuk suatu energi.

https://youtu.be/atLClcQUEL4

Komentar

  1. Dari pemaparan bahwa rantai transpor elektron ini mentransfer elektron melalui reaksi redoks, dan hasil akhirnya berupa ATP. Berarti ATP itu di pakai untuk menyimpan dan mentranspor energi kimia yang ada di dalam sel. Adakah obat yang mengandung ATP?Bagaimana ATP tersebut bisa berperan didalamnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bio ATP adalah obat yang diproduksi oleh Phapros. Bio ATP mengandung ATP dan beberapa vitamin penting yang dapat membantu menangani kelelahan fisik dan gangguan metabolisme otot jantung.
      Kandungan ATP dalam obat Bio ATP berfungsi untuk menyimpan dan melepaskan energi di dalam tubuh. Sementara vitamin E di dalamnya berperan sebagai antioksidan alami. Obat Bio ATP bermanfaat untuk mengatasi kelelahan fisik dan gangguan metabolisme otot jantung.

      Hapus
  2. Ketika kita keracunan, pada tingkat sel akan masuk ke mitokondria yang pastinya akan membentuk suatu ikatan yang bisa menghambat dan mengganggu proses transpor elektron. Bagaimana hal itu terjadi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Contoh sianida menjadi beracun ketika sianida mencegah sel menggunakan oksigen untuk membuat molekul energi. Ion sianida, CN-, berikatan dengan atom besi dalam sitokrom C oksidase dalam mitokondria sel. Ini bertindak sebagai inhibitor enzim ireversibel untuk mencegah sitokrom C oksidase dari melakukan tugasnya, yaitu untuk mengangkut elektron ke oksigen dalam rantai transpor elektron dari respirasi seluler aerob.
      Tanpa kemampuan untuk menggunakan oksigen, mitokondria tidak dapat menghasilkan pembawa energi adenosin trifosfat (ATP). Jaringan yang membutuhkan bentuk energi ini, seperti sel otot jantung dan sel saraf, dengan cepat menghabiskan semua energinya dan mulai mati. Ketika sejumlah besar sel kritis mati, kamu juga akan mati.
      Ion sianida relatif stabil di lingkungan kecuali jika teroksidasi.

      Hapus
  3. Diketahui bahwa rantai transpor elektron bervariasi, apa hal spesifik yang membuat proses tersebut menjadi bervariasi? seperti pada virus atau tumbuhan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rantai transpor elektron dan fosforilasi oksidatif terdapat di membran dalam mitokondria (cristae). Elektron-elektron ini berasal dari molekul-molekul yang sebelumnya tereduksi seperti NADH dan FADH. Pada tumbuhan atau eukariot yang berfotosintesis, cahaya matahari akan menggerakkan elektron lewat fotosistem hingga pada akhirnya menghasilkan ATP. Pada bakteri, rantai transpor elektron sangat bervariasi. Namun pada makhluk hidup manapun intinya tetap sama, yaitu serangkaian reaksi redoks yang menciptakan gradien elektrokimia yang akan mensintesis ATP lewat fosforilasi oksidatif melalui ATP Sintase.

      Hapus
    2. Jadi pada intinya seluruh makhluk hidup mengalami rantai transpor elektron yang prosesnya hampir sama walaupun ada beragam variasi yaitu dengan serangkaian reaksi redoks.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 7

Kimia Medisinal 14