Kimia Medisinal 10

Link youtube materi pertemuan kesepuluh, "Hubungan struktur, sifaf fisika kimia, dan ADE (absorbsi, distribusi, eksresi)"

Penentuan sifat adsorbsi-distribusi-metabolisme-ekskresi (ADME) kandidat obat dalam tubuh manusia sangat penting dilakukan. Pada penelitian ini didapatkan hasil penentuan bioavailabilitas oral yang baik dan volume distribusi pada rentang 1,09 – 3,90 L/kg dari keempat senyawa tersebut.

https://youtu.be/G4yPq7Vd3Xo

Komentar

  1. Bagaimana senyawa obat Itu dapat dikaitkan antara bioavailability dan penentuan sifat ADME ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hasil penentuan bioavailabilitas oral yang baik dan volume distribusi pada rentang 1,09 – 3,90 L/kg dari keempat senyawa tersebut. Persentase absorbsi jejunum maksimum keempat senyawa tersebut juga ditemukan mencapai 100% dengan tipe absorbsi melalui jalur transeluler. Persentase protein ikat plasma keempat senyawa pada rentang 82,15 –
      91,77%, dimana senyawa deriva Alc2
      memiliki fraksi terikat pada protein dalam plasma darah paling kecil dibandingkan dengan ketiga senyawa lain. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar fraksi senyawa Alc2 tidak terikat dalam protein plasma darah akan terbawa ke dalam sistem metabolisme tubuh sampai tahap eksresi, maka tingkat obat terakumulasi dalam tubuh menjadi lebih kecil dibandingkan dengan ketiga senyawa lainnya, sehingga senyawa Alc2 dinilai memiliki sifat ADME yang paling baik, karena memiliki tingkat resiko toksisitas paling rendah dalam tubuh.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 7

Kimia Medisinal 14

Kimia Medisinal 3